APTA IKUT BIMTEK PENINGKATAN DAYA SAING EKSPOR

PROGRESUncategorized

Written by:

DALAM upaya untuk menjadikan organisasi peralas kakian, Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA) tetap berjalan maju, beberapa trobosan pun ditempuh. Dengan menjalin kerjasama, baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daaerah pula, hal-hal yang menunjang kemajuan produsen alas kaki yang bernaung di APTA itu, terus disinergikan.

Diantaranya adalah dengan mengikutkan anggotanya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Daya Saing Ekspor Produk Tekstil/Produk Tekstil (TPT) dan Alas Kaki di Grand Soll Marina Hotel Kota Tangerang, Selasa 24 Juli 2018, yang diselenggarakan oleh Direktorat Ekspor Produk Industri dan Perdagangan Ditjendaglu Kementrian Perdagangan RI.

Ketua Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA), Widi Hatmoko, mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam memberikan pembekalan kepada para produsen alas kaki APTA. Agar, jika akan merambah pasar ekspor sudah memiliki pengetahuan, dan tahu bagaimana cara serta mekanisme yang harus ditempuh.

Dalam kegiatan ini, terdapat 5 produsen alas kaki yang diikutkan dalam Bimtek, yaitu Sulkan Watono (pemegang merek TRIGLAV), Erwanto (pemegang merek ORTLER), Raden Dicky Hardiyanto (pemegang merek GENIES), Ampuh Wahyu Setya (pemegang merek OBLO) dan
Arief Alva Rindo (pemegang merek Prayer Kids).

Widi Hatmoko berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi kepada para produsen sepatu di APTA untuk terus menggenjot produknya, berkembang maju, dan bisa ekspor.

Seperti yang diketahui, dalam kegiatan tersebut, pihak Kementrian Perdagangan memaparkan bahwa ekspor alas kaki Indonesia masih di bawah 5 persen. Itu arrinya, produsen alas kaki Tangerang memiliki kesempatan yang luas untuk ambil bagian menjadi eksportir produk alas kaki. (ADMIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *